Home / Artikel / Others / Teamwork 101: Menghargai Ide Orang Lain

Teamwork 101: Menghargai Ide Orang Lain

by Melita Rahmalia Jumat, 30 Jun 2017 00:46 606 - Others

bg-reg

Ada sebuah pepatah Afrika yang mengatakan “if you want to go fast, go alone, if you want to go far, go together” (jika kamu ingin pergi cepat, pergilah sendiri, jika ingin pergi jauh, pergilah bersama orang lain). 

Jika kamu termasuk seseorang yang ingin bisa “go far”, maka kamu harus belajar melakukan pekerjaan bersama orang lain. Di serial artikel Teamwork ini, kita akan membahas beberapa skill yang harus kamu miliki supaya bisa bekerja sama dengan baik. Hal pertama yang akan kita bahas adalah bagaimana kamu bisa menghargai ide orang lain. Yuk, simak tips-tipsnya!

1. Turunkan Ego

Sebelum kita bisa menghargai ide orang lain, kita harus bisa menurunkan ego kita terlebih dahulu. Untuk bisa menurunkan ego ini, kamu harus bisa menyadari bahwa tidak akan ada yang berkurang dari dirimu walaupun kamu menghargai ide orang lain. Posisimu, statusmu, nilaimu, dijamin akan tetap aman walaupun kamu mendengarkan, menghargai, dan mengakui ide-ide orang lain dalam pekerjaan yang sedang kamu lakukan bersama. You can still be amazing, smart, and brilliant even when other people are also like that. Their light will not make your light dim (only you can make your lights dim). Know that truth very well, and you won’t have to deal with ego issues later.

2. Sadari Bahwa Semua Orang Punya Kelebihan Tertentu

Tuhan membagi-bagikan bakat dan kemampuan seperti ia membagi-bagikan rezeki, jalan setiap orang spesial dan beda-beda. Maka, sadari bahwa setiap orang pasti punya kontribusi spesial yang tidak akan bisa kamu beri, dan kamu juga punya kontribusi spesial yang tidak akan bisa diberikan oleh orang lain. Masing-masing punya kelebihan tertentu, dan kalau kamu bisa belajar untuk memahami dan mengenali apa talenta spesial dari masing-masing anggota tim pekerjaanmu, maka itu adalah salah satu bakat yang sangat berguna juga. Kalau kamu sudah bisa mengenalinya, kamu bisa memulai mengarahkan mereka agar memberikan kontribusinya di bidang yang memang mereka sukai dan bisa melakukan dengan baik. Otomatis hasilnya pun akan memuaskan untuk semua pihak yang terlibat. Jangan sampai semua orang ingin berkontribusi pada hal yang sama tanpa memperhatikan apa yang menjadi area keahlian mereka. Stick to what you are great at, and let other people do the work they are great at.

3. Orang Lain Bisa Membuat Idemu Lebih Hebat Lagi

Terkadang rasa defensif bisa muncul jika kita merasa bahwa ide orang lain akan menghambat ide kita atau mengubahnya. Namun, banyak sekali contoh di sekeliling kita yang menunjukkan bahwa sesungguhnya kontribusi ide dari orang lain bisa sangat membuat ide awal kita lebih hebat lagi. Untuk bisa menerima hal ini, jadilah pribadi yang tahu apa yang ingin kamu capai namun tetap fleksibel. Kalau memang diperlukan, pegang erat prinsip dan tujuan dasar dari ide kita, namun jangan takut untuk mendengarkan cara-cara baru yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehmu untuk mewujudkan tujuanmu. Kalau memang hasil akhir yang dituju bisa terwujud dengan baik, kenapa harus berdebat mengenai cara yang berbeda, apalagi jika cara-caranya tidak menyalahi prinsip-prinsip yang kamu pegang? This habit will be the seed of you being an open-minded person.

4. Jangan Terpaku pada Konsep Sempit

Menjadi seseorang yang berpikiran terbuka dimulai dengan keberanian melebarkan ruang di pikiran kita tentang apa yang kita anggap mungkin dan tidak mungkin, sulit dan tidak sulit, sesuai dan tidak sesuai. Bukan berarti plin-plan, namun semata mengakui bahwa sebuah konsep tidak harus berakhir dalam arti yang sempit. Sebuah konsep bisa kita perluas, bisa kita kembangkan, dan bisa bertumbuh dalam pikiran orang lain. Ketika konsep sederhana yang kita cetuskan ternyata mendapatkan banyak ruang dalam pikiran orang lain dan kemudian mendapatkan pengembangannya, kita tidak perlu khawatir. Justru, kita harusnya senang bahwa benih konsep yang kita cetuskan bisa menginspirasi orang lain untuk lebih meluaskannya lagi. Tunjukkan apresiasi kita dan pertimbangkan baik-baik implementasinya.

5. Ambil Esensinya

Terkadang beberapa orang sulit mengekspresikan atau mengomunikasikan idenya, atau justru terlalu panjang menjelaskan sehingga bingung apa inti dari ide tersebut. Cobalah untuk mengambil esensi dari ide mereka dengan meminta mereka untuk langsung memberikan contoh gambaran jika implementasi ide tersebut dilaksanakan. Tidak ada yang lebih bisa memberikan orang lain perasaan bahwa ide mereka telah didengarkan daripada mendengar esensi ide mereka kembali dijelaskan kepada mereka dan dikonfirmasi bahwa itulah yang mereka maksud.

6. Bangun Kemampuan Mendengarkan

Menghormati ide orang lain dan mengambil esensi ide orang lain berawal dari kemampuan mendengarkan yang bagus. Jadi, kamu tidak akan bisa melakukan 5 hal pertama kalau kamu sulit untuk mendengarkan orang lain. Kemampuan mendengarkan ini adalah sesuatu yang harus kamu latih. Cobalah dalam 1 bulan penuh memiliki percakapan setidaknya 1 kali dalam sehari, dimana kamu tidak bicara melainkan fokus hanya mendengarkan orang teman bicaramu, dan hanya membicarakan apa yang teman bicaramu obrolkan.

7. Terapkan dan Beri Pengakuan

Terakhir, jika kamu telah merasa bahwa ide temanmu sudah sangat sesuai untuk dilaksanakan, terapkan dan beri pengakuan bahwa hal tersebut adalah kontribusi dari dirinya. Kalau kamu sudah bisa melakukan hal ini, congratulation, you have just won yourself a loyal teammate. Karena dengan kamu menerapkan idenya, ia akan merasa bahwa sekarang ia mempunyai andil dalam kesuksesan pekerjaan ini. Maka, untuk selanjutnya, ia pun akan bertindak yang terbaik untuk menyukseskan pekerjaan bersama kalian. 

Dengan teamwork yang bagus dan teman-teman kerja yang bisa diandalkan dan siap memberikan kontribusi, kamu bisa melakukan hal-hal baik dan hal-hal besar. Jadi, investasikan waktumu untuk belajar agar bisa bekerja dengan baik dalam tim ya! 





0 Comment




Welcome to the community

CeweQuat adalah forum online dan komunitas perempuan. Di sini kamu tidak hanya berjejaring dengan ribuan perempuan hebat lainnya, namun juga dapat mengekspresikan karya - karyamu. Bergabunglah untuk menjadi perempuan berdaya!
  971
  26/03/2017

Top Member

Indy Sumaryo

33
Melita Rahmalia

31
Jastitah Nurpadmi

4
Ferni Annisa

3
Mona Sarito Siagian

2

FX Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Senayan, RT.1/RW.3, Gelora, RT.1/RW.3, Gel

NEWSLETTER